IPS Mudah

5 Teori Perubahan Sosial, Penjelasan, dan Ahli yang Mencetuskannya

Advertisement
Advertisement
Terjadinya perubahan sosial  di masyarakat adalah suatu gejala yang wajar. Ia timbul sebagai konsekuensi dari interaksi manusia dalam hubungannya dengan manusia lain maupun dengan lingkungan hidupnya. Perubahan sosial sendiri terjadi dilatarbelakangi oleh adanya perubahan unsur-unsur yang mempertahankan keseimbangan masyarakat, seperti unsur geografis, biologi, ekonomis, maupun kebudayaan. Adapun dalam mengkaji perubahan unsur-unsur tersebut dan menghubungkannya dengan perubahan sosial, para ahli umumnya akan menggunakan beberapa pendekatan teoritis. Apa saja teori perubahan sosial yang digunakan? Berikut ini kami akan membahasnya secara lengkap dengan pengertiannya.

Teori Perubahan Sosial

Ada 5 teori perubahan sosial yang umumnya digunakan oleh para ahli sosiologi dalam mengkaji suatu gejala perubahan sosial di masyarakat. Kelima teori tersebut di antaranya teori siklik, teori evolusioner, teori nonevolusioner, teori fungsional, dan teori konflik.

Teori Perubahan Sosial

1.Teori Siklik

Teori siklik dikemukakan oleh Arnold Toynbee dan Pitirim Sorokin. Dalam teori ini, Arnold dan Pitirim mengemukakan bahwa rangkaian perubahan peradaban manusia tidak memiliki awal dan tidak pula memiliki akhir. Menurutnya, rangkaian perubahan peradaban manusia adalah suatu periode yang mengandung kemajuan dan kemunduran yang bergerak dalam satu siklus. Ketika suatu tahap perubahan sosial telah mencapai proses peralihan, bukan berarti ia menjadi tahap terakhir yang sempurna, melainkan berputar kembali ke tahap awal menuju tahap peralihan yang baru. Perubahan sosial menurut teori siklik bergerak dalam 3 tahapan siklus, yaitu ideasional (kepercayaan, emosi, dan perasaan), idealistis (rasionalitas dan logika), dan kebudayaan sensasi (kenyataan dan tujuan hidup).

2.Teori Evolusioner

Teori evolusioner dikemukakan oleh Auguste Comte. Teori evolusioner memandang bahwa perubahan sosial merupakan sebuah proses yang linier. Masyarakat berkembang melalui urutan yang sama, sejak tahap awal (masa primitif) sampai tahap akhir (masa modern). Ketika tahap akhir perubahan telah tercapai, maka pada saat itu pula tahap evolusioner berakhir.

Menurut teori perubahan sosial ini, suatu perubahan sosial meliputi 3 tahap evolusioner, yaitu tahap teologis (mencari nilai-nilai supranatural), tahap metafisik (memahami nilai-nilai abstrak dan hukum alam), dan tahap positif (mengkaji nilai-nilai ilmiah berdasarkan data empiris). Dengan tahapan-tahapan tersebut, teori evolusioner sering pula dikenal dengan istilah hukum tiga tahap.

3.Teori Nonevolusioner

Teori nonevolusioner adalah pengembangan teori evolusioner yang mendapatkan beberapa perbaikan atas ide-idenya. Pencetus teori ini adalah Gerhard Lenski. Menurutnya, masyarakat bergerak dalam serangkaian bentuk yang terdeferensiasi karena keberagaman dan kemajuan. Terdapat 3 konsep utama di dalam teori perubahan sosial ini yaitu continuity (keberlanjutan), inovation (inovasi), dan extinction (kepunahan budaya lama).

4.Teori Fungsional

Teori fungsional dikemukakan oleh Talcott Parson. Menurutnya, masyarakat memiliki kelompok-kelompok yang tersusun seperti halnya organ tubuh manusia. Masing-masing kelompok saling berhubungan dan bergantung satu sama lain karena adanya perbedaan fungsinya. Oleh karena itu, ketika satu kelompok masyarakat mengalami suatu gejala perubahan sosial, maka cepat atau lambat kelompok masyarakat lainnya akan terpengaruhi untuk menjaga stabilitasnya dalam kehidupan sosial.

5.Teori Konflik

Teori konflik dikemukakan oleh Ralf Dahrendorf. Menurutnya, perubahan sosial dapat terjadi akibat adanya masyarakat yang terbelah menjadi 2 kelompok besar, sehingga ketika keduanya saling berkonflik, maka akan timbul suatu revolusi yang memicu terjadinya perubahan sosial secara cepat.

Nah, demikianlah 5 teori perubahan sosial dan ahli pencetusnya. Semoga uraian singkat tentang teori-teori ini dapat membantu Anda dalam memahami setiap fenomena atau gejala perubahan sosial yang terjadi di sekitar lingkungan Anda. Salam.
Indeks Perubahan Sosial : 1. Pengertian - 2. Ciri-Ciri - 3. Bentuk - 4. Contoh - 5. Faktor Penyebab - 6. Faktor Pendorong - 7. Faktor Penghambat - 8. Dampak Positif - 9. Dampak Negatif - 10. Teori Perubahan Sosial.
Advertisement

0 Response to "5 Teori Perubahan Sosial, Penjelasan, dan Ahli yang Mencetuskannya"