IPS Mudah

Perubahan Sosial : Pengertian, Bentuk, Ciri, Teori, Faktor, Dampak, dan Contohnya

Advertisement
Advertisement
Perubahan sosial adalah salah satu kajian yang dipelajari dalam ilmu sosiologi. Kajian perubahan sosial dilakukan untuk menjelaskan suatu fenomena atau gejala sosial yang menciptakan perubahan-perubahan di lembaga kemasyarakatan. Perubahan-perubahan tersebut meliputi beberapa aspek, mulai dari aspek nilai, norma, sikap, atau perilaku masyarakat sebagai bentuk adaptasinya. Nah, untuk mempelajari perubahan sosial secara lebih mudah, berikut ini IPSMudah.com telah merangkum beberapa hal  terkait kajian ini mulai dari pengertian, ciri, bentuk-bentuk, hingga teori-teori perubahan sosial.

1. Pengertian Perubahan Sosial

Perubahan sosial adalah perubahan-perubahan yang terjadi pada lembaga-lembaga kemasyarakatan yang mempengaruhi norma, nilai, perilaku, organisasi, pola interaksi, serta berbagai hal lain dalam susunan kemasyarakatan. Banyaknya jenis dan macam pengaruh yang dipelajari dalam kajian perubahan sosial membuat para ahli memberikan batasan tertentu terhadap kajian ini lewat beberapa pengertian. Sedikitnya, ada 20 ahli yang sudah mengemukakan pendapatnya tentang apa pengertian perubahan sosial dan batasannya. Pendapat para ahli tersebut dapat Anda temukan di artikel ini.



2. Ciri Ciri Perubahan Sosial

Tidak semua gejala sosial bisa mengakibatkan perubahan dan bisa dikatakan sebuah perubahan sosial. Gejala sosial yang bisa mengakibatkan perubahan sosial sendiri bisa diamati dari adanya karakterisitik dan beberapa ciri seperti adanya keberlanjutan, adanya sifat imitatif, munculnya disorganisasi sementara pada perubahan cepat, adanya hubungan kausalitas antara aspek materil dan imateril, serta adanya pengaruh penggolongan watak (tipologis).

Nah, penjelasan tentang karakteristik dan ciri ciri perubahan sosial tersebut bisa Anda temukan di artikel ini.

3. Bentuk Bentuk Perubahan Sosial

Bentuk bentuk perubahan sosial dapat diklasifikasikan berdasarkan 4 faktor, yaitu berdasarkan kecepatan berlangsungnya, ukuran perubahannya, alasannya serta berdasarkan sifat perubahannya.

Berdasarkan kecepatan berlangsungnya, perubahan sosial dibedakan menjadi perubahan cepat (revolusi) dan perubahan lambat (evolusi). Berdasarkan ukuran perubahannya dibedakan menjadi perubahan kecil dan perubahan besar. Berdasarkan alasannya dibedakan menjadi perubahan yang dikehendaki dan yang tidak dikehendaki. Sedangkan berdasarkan sifat perubahannya dibedakan menjadi perubahan struktural dan perubahan proses.

Bentuk-bentuk perubahan sosial tersebut dapat Anda pelajari pada artikel di link ini.

4. Contoh Perubahan Sosial

Ada banyak contoh perubahan sosial yang telah terjadi di dalam kehidupan masyarakat kita. Hal-hal baru menggantikan tradisi lama dalam setiap aspek di antaranya cara berpakaian, cara berkomunikasi, gaya rambut, dan lain sebagainya.

Penjelasan tentang contoh contoh perubahan sosial tersebut dapat Anda pelajari di link ini.

5. Faktor Penyebab Perubahan Sosial

Secara garis besar, perubahan sosial dapat terjadi karena adanya faktor penyebab. Faktor-faktor penyebab tersebut dikelompokan menjadi 2 jenis, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal adalah faktor yang berasal dari dalam kehidupan masyarakat sendiri, sementara faktor eksternal adalah faktor yang berasal dari luar masyarakat.

Yang termasuk faktor intern di antaranya dinamika penduduk, adanya penemuan baru, adanya konflik dalam masyarakat, dan revolusi (pemberontakan). Sedangkan yang termasuk faktor ekstern di antaranya kondisi alam, adanya perang, dan pengaruh kebudayaan masyarakat lain.

Penjelasan tentang faktor faktor penyebab perubahan sosial dapat Anda pelajari di link ini.

6. Faktor Pendorong Perubahan Sosial

Sedikitnya, ada 9 faktor yang dapat mendorong terjadinya perubahan sosial budaya dalam suatu kelompok masyarakat. Kesembilan faktor tersebut di antaranya adanya kontak dengan budaya yang berbeda, pendidikan yang maju, sikap menghargai hasil karya, toleransi, sistem masyarakat yang terbuka, penduduk yang heterogen, rasa tidak puas terhadap kondisi yang ada, orientasi masa depan, dan keinginan atau usaha untuk memperbaiki kondisi kehidupan.

Penjelasan tentang 9 faktor yang dapat mendorong terjadinya perubahan sosial budaya tersebut dapat Anda pelajari di link ini.

7. Faktor Penghambat Perubahan Sosial

Perubahan sosial dapat berjalan lambat dan mengalami stagnasi karena adanya beberapa faktor yang terjadi di masyarakat. Faktor faktor penghambat perubahan sosial tersebut di antaranya kurangnya hubungan dengan masyarakat lain, perkembangan ilmu pengetahuan yang lambat, sikap tradisional, rasa takut terhadap goyahnya integrasi sosial, sikap tertutup terhadap pembaruan, hambatan ideologis, adat istiadat, dan adanya kepentingan tertentu.

Penjelasan tentang 8 faktor penghambat terjadinya perubahan sosial budaya tersebut dapat Anda pelajari di link ini.

8. Dampak Positif Perubahan Sosial

Dampak positif yang muncul dari adanya perubahan sosial memberikan banyak manfaat dan keuntungan bagi kemajuan pembangunan kehidupan masyarakat. Dampak perubahan sosial yang bersifat positif meliputi perkembangan ilmu pengetahuan, penambahan lapangan pekerjaan, terciptanya tenaga kerja profesional, terbentuknya nilai dan norma baru, serta efektivitas dan efisiensi kerja yang meningkat.

Penjelasan tentang dampak positif perubahan sosial budaya tersebut dapat Anda pelajari di link ini.

9. Dampak Negatif Perubahan Sosial

Selain memberikan manfaat dan dampak positif, perubahan sosial juga bisa menimbulkan beberapa dampak negatif yang merugikan bagi kondisi sosial masyarakat. Dampak perubahan sosial tersebut meliputi terjadinya disintegrasi sosial, pergolakan daerah, kenakalan remaja, kerusakan lingkungan hidup, eksistensi adat istiadat yang terganggu, lembaga sosial yang tidak berfungsi, serta munculnya paham keduniawian.

Penjelasan tentang dampak negatif perubahan sosial budaya tersebut dapat Anda pelajari di link ini.

10. Teori Perubahan Sosial

Ada 5 teori perubahan sosial yang umumnya digunakan oleh para ahli sosiologi dalam mengkaji suatu gejala perubahan sosial di masyarakat. Kelima teori tersebut di antaranya teori siklik, teori evolusioner, teori nonevolusioner, teori fungsional, dan teori konflik.

Penjelasan tentang teori teori perubahan sosial budaya tersebut dapat Anda pelajari di link ini.

Demikianlah rangkuman tentang beberapa hal  terkait kajian perubahan sosial mulai dari pengertian, ciri, bentuk-bentuk, contoh, dampak, hingga teori-teori seputar perubahan sosial. Semoga dengan rangkuman ini, Anda akan lebih mudah menelusuri setiap artikel yang terkait dengan kajian peruabahan sosial di blog IPSMudah.com ini.
Advertisement

0 Response to "Perubahan Sosial : Pengertian, Bentuk, Ciri, Teori, Faktor, Dampak, dan Contohnya"