IPS Mudah

Mengapa Tidak Setiap Negara Didunia Memiliki Sumber Minyak Bumi

Advertisement
Advertisement
Saat ini, jumlah negara di dunia telah mencapai angka 198 buah. Dari seluruh negara tersebut, ada negara yang menjadi importir minyak bumi, ada pula yang menjadi negara eksportirnya.

Negara yang mengimpor minyak bumi umumnya adalah negara-negara yang tidak memiliki cadangan sumber minyak bumi atau negara yang cadangan sumber minyak buminya tidak mencukupi konsumsi nasional. Sementara itu, negara eksportir minyak bumi umumnya adalah negara dengan cadangan minyak bumi yang berlebih.

Lantas, mengapa persebaran cadangan minyak bumi di setiap negara-negara dunia berbeda-beda? Mengapa tidak setiap negara didunia memiliki sumber minyak bumi? Untuk tahu jawaban dari pertanyaan-pertanyaan ini, silakan simak pembahasan berikut!

Mengapa Tidak Setiap Negara Didunia Memiliki Sumber Minyak Bumi

Secara umum, alasan mengapa tidak setiap negara didunia memiliki sumber minyak bumi adalah karena perbedaan faktor geologis (keadaan batuan) di masing-masing negara. Perbedaan faktor geologis ini mempengaruhi bagaimana proses pembentukan minyak bumi bisa berjalan di masa silam.

Mengapa Tidak Setiap Negara Didunia Memiliki Sumber Minyak Bumi

Faktor geologis yang mendukung pembentukan minyak bumi sendiri ada 4, yaitu adanya batuan dengan kandungan bahan organik yang tinggi, adanya batuan yang bersifat permeable, adanya batuan penutup yang bersifat impermeable, dan adanya topografi lahan di permukaan bumi yang berupa cekungan dengan tipe batuan sedimen tersier.

Keempat faktor geologi yang terkait erat dengan bagaimana syarat-syarat proses pembentukan minyak bumi tersebut dapat dijelaskan sebagaimana berikut.

1. Adanya kandungan bahan organik yang tinggi

Salah satu syarat terbentuknya minyak bumi adalah adanya kandungan bahan organik yang tinggi dalam batuan. Bahan organik adalah bahan-bahan yang berupa sisa organisme atau mahluk hidup, seperti tanaman, hewan, alga, planton, dan mikroba lainnya.

Bahan organik pada batuan akan diuraikan melalui serangkaian proses biokimia oleh mikroorganisme pengurai, seperti jamur dan bakteri. Hasil proses penguraian tersebut menghasilkan senyawa hidrokarbon yang merupakan bahan mentah batu bara, minyak bumi, dan gas alam.

Negara-negara di dunia yang tidak memiliki cadangan sumber minyak bumi biasanya tidak memiliki cukup banyak kandungan bahan organik dalam batuannya.

2. Adanya batuan yang bersifat permeable

Kandungan bahan organik yang tinggi bukan satu-satunya syarat yang dibutuhkan dalam proses pembentukan minyak bumi. Syarat tersebut juga harus didukung dengan syarat lainnya, seperti adanya batuan dengan sifat permeabel.

Apakah permeabel itu? Permeabel adalah sifat batuan yang mampu meresapkan suatu substansi karena adanya pori-pori di setiap lapisannya. Batuan permeabel memungkinkan hidrokarbon yang terbentuk melalui proses dekomposisi bisa berkumpul di suatu titik. Akumulasi tersebut terjadi melalui proses yang lama, mencapai ribuan hingga jutaan tahun.

Akumulasi senyawa hidrokarbon inilah yang kemudian ditambang dan menghasilkan berbagai sumber energi fosil seperti batubara, minyak bumi, dan gas alam. Oleh karena itu, jika akumulasi senyawa hidrokarbon tidak terjadi, maka tidak akan ada sumber energi fosil yang bisa diangkat ke permukaan.

3. Adanya batuan penyekat

Hidrokarbon bersifat mudah menguap pada suhu yang relatif rendah. Oleh karena itu, diperlukan suatu lapisan batuan yang mampu menahan laju penguapan ini agar hidrokarbon tidak hilang begitu saja. Lapisan tersebut bisa berupa batuan penyekat yang impermeable atau tidak memiliki pori yang bisa melepaskan uapan senyawa hidrokarbon yang terbentuk.

4. Topografi lahan

Topografi lahan yang berbeda-beda juga menjadi alasan mengapa tidak setiap negara didunia memiliki sumber minyak bumi. Topografi lahan memegang peran penting bagi proses pembentukan minyak bumi.

Topografi wilayah yang berupa cekungan dengan tipe batuan sedimen tersier akan memiliki kemungkinan kandungan minyak yang tinggi. Cekungan dan jenis batuan tersebut dapat membantu proses akumulasi senyawa-senyawa organik menjadi hidrokarbon.

Cekungan sendiri bisa terbentuk baik karena pengaruh lempeng tektonik maupun aktivitas vulkanik di bawah perut bumi. Cekungan semacam ini dapat ditemukan di negara-negara Timur Tengah, lepas pantai Kanada, Siberia, Amerika Tengah, dan beberapa negara lainnya.

Nah, demikianlah beberapa alasan mengapa tidak semua negara di dunia memiliki sumber minyak bumi. Bisa kita simpulkan bahwa alasan-alasan tersebut sangat berkaitan dengan bagaimana kondisi alam sebuah negara dalam menunjang proses pembentukan minyak bumi di masa silam. Semoga bermanfaat dan bisa membantu Anda menyelesaikan tugas sekolah. Salam!
Advertisement

0 Response to "Mengapa Tidak Setiap Negara Didunia Memiliki Sumber Minyak Bumi"