IPS Mudah

10 Negara Terkorup Di Dunia Tahun 2018, Indonesia Termasuk?

Advertisement
Advertisement
Perilaku korupsi ternyata bukan hanya terjadi di negara kita. Menurut riset lembaga anti korupsi dunia, Transparancy Internasional yang dilakukan pada awal tahun 2017 lalu, ada banyak negara-negara lain di dunia yang memiliki tingkat korupsi lebih parah dari Indonesia. Dari 186 negara yang disurvei, Indonesia sendiri menduduki peringkat ke 86 sebagai negara terkorup di dunia. Peringkat ini terus menurun setelah Indonesia terus memperbaiki sistem pemerintahannya pasca reformasi di tahun 1998 lalu.

Negara Terkorup Di Dunia

Pemeringkatan tingkat korupsi negara-negara di dunia yang dikerjakan dalam riset Transparancy International berlandaskan pada indeks persepsi korupsi atau Corruption Perseption Indeks. Indeks tersebut diperoleh dengan melakukan survei terhadap para pelaku bisnis dunia dan penilaian kinerja pemerintahan dari sekelompok analis.

Dari survei tersebut, diperoleh nilai indeks dengan skala antara 0 sd 100. Semakin besar nilai indeks persepsi korupsi sebuah negara, maka semakin bersih dan efisien negara tersebut dari perilaku korupsi. Begitu juga sebaliknya. Semakin kecil nilai indeks tersebut, maka semakin korup pula negaranya.



Di antara 186 negara yang ada di dunia, kami telah merangkum daftar 10 negara paling korup berdasarkan data survei Transparancy International tahun 2016. Urutan dalam daftar ini mungkin saja akan berubah seiring berjalannya waktu dan perubahan-perubahan yang dilakukan negara-negara berikut.

10. Venezuela

Negara terkorup di dunia urutan ke 10 jatuh kepada Venezuela. Negara yang terletak di ujung Utara Amerika Latin ini sebetulnya adalah negara yang kaya akan sumber daya minyak mentah. Namun, karena perilaku korup yang sudah mendarah daging di tubuh para birokratnya, negara ini justru menjadi salah satu negara termiskin di dunia.

Bencana kelaparan yang mendera Venezuela di tahun 2016 lalu, tidak membuat perilaku korup birokrat negara ini terhenti. Justru, oleh para militernya keadaan tersebut dimanfaatkan untuk meraup keuntungan besar dengan mengkorupsi cadangan makanan yang diperuntukan bagi masyarakat miskin.

Transparancy Internasional mencatat indeks persepsi korupsi negara ini stagnan dari tahun ke tahun di angka 17. Nilai indeks tersebut menjadikannya Venezuela masuk ke dalam daftar negara terkorup sejak 1996.

9. Guinea-Bissau

Negara ini adalah sebuah negara di Afrika Barat yang merdeka pada tahun 1974 setelah melepaskan diri dari kolonialisasi Prancis. Semenjak kemerdekaannya, Guinea Bissau memiliki kondisi yang selalu tidak stabil. Dalam sejarahnya, tidak pernah ada presiden yang berhasil menyelesaikan jabatannya secara penuh selama 5 tahun.

Ketidakstabilan kondisi politik Guinea Bissau yang berlarut-larut, berdampak terhadap banyak hal. Salah satunya adalah perilaku korup yang dilakukan para birokratnya. Transparancy International mencatat di tahun 2016 lalu negara ini memegang peringkat ke 9 sebagai negara terkorup di dunia dengan nilai indeks persepsi korupsi sebesar 16.

8. Afghanistan

Afghanistan adalah negara yang wilayahnya terkurung di tengah daratan antara Asia Selatan dan Asia Tengah. Negara ini berbentuk republik dan menerapkan syariat Islam sebagai hukum konstitusional negaranya.

Dengan populasi sekitar 32 juta jiwa, negara yang beribukota di Kabul ini memiliki segudang permasalahan. Selain masalah keamanan yang tidak stabil, perilaku korup adalah problem yang hingga kini belum terpecahkan.

Suap-menyuap adalah hal yang lazim dilakukan warga Afganistan untuk mempelancar urusannya dalam memperoleh layanan publik. Lembaga antikorupsi, Integrity Watch dalam sebuah penelitiannya bahkan menyebutkan bahwa secara akumulatif warga Afghanistan telah membayar suap lebih dari 40 triliyun rupiah selama tahun 2015 lalu.

Perilaku korupsi yang membudaya di tubuh birokrat Afghanistan membuat negara ini menyandang gelar negara terkorup di dunia urutan kedelapan dengan indeks persepsi korupsinya terletak pada angka 14.

7. Libya

Libya sebetulnya adalah negara yang kaya. Bermodal cadangan minyak yang dimilikinya, Sudan mampu bergerak sebagai negara dengan pendapatan perkapita masyarakat yang cukup tinggi di Afrika, yakni sekitar USD 6.623.

Kekayaan minyak bumi Libya memang cukup besar. Produksi minyak negara ini adalah terbesar ke 17 di dunia, sementara cadangannya adalah yang terbesar ke 10 dunia.  Dengan modal kekayaan alam yang sedemikian, seharusnya Libya dapat menjadi salah satu negara maju di daratan Benua Afrika. Akan tetapi, karena selama lebih dari 40 tahun dikuasai oleh pemimpin yang korup, kemajuan Libya sementara ini hanya ada dalam angan.

Riset Transparancy International tahun 2017 lalu menempatkan Libya sebagai negara terkorup di dunia urutan ketujuh. Indeks persepsi korupsi negara ini berada di angka 14, setingkat dengan Sudan pada tahun yang sama.

6. Sudan

Sudan merupakan negara dengan wilayah terluas urutan ke 10 di dunia. Namun, semenjak terjadi pembentukan negara Sudan Selatan pada Juli 2001 silam, wilayah Sudan menjadi tinggal 70%-nya.

Menurut data Lembaga Transparancy Internasional, Sudan telah tercatat sebagai salah satu negara terkorup di dunia sejak 1996. Indeks persepsi korupsi negara ini tak pernah bergerak dari kisaran angka 11 sd 14. Terakhir, di tahun 2016 lalu, indeks persepsi korupsi Sudan berada di angka 14 dan menjadikannya sebagai negara terkorup urutan ke 6.

Korupsi yang dilakukan penguasa Sudan membuat rakyat negara ini terus didera masalah kemiskinan. Meskipun merupakan negara yang kaya akan minya bumi, rakyat Sudan hanya mampu menghasilkan pendapatan sekitar USD 1,980 per kapita.

5. Yaman

Meski merupakan negara yang kaya minyak, Yaman faktanya telah menjadi negara yang paling miskin di dunia Arab. Kemiskinan yang diderita Yaman disebabkan perilaku korup mantan pemimpinnya, yakni Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh.

PBB menuding presiden yang berkuasa selama 33 tahun itu telah mengeruk uang negara hingga sekitar 756 triliun rupiah. Kerugian ini belum dihitung dengan kerugian-kerugian lain yang disebabkan perilaku korup para pejabat di masa pemerintahannya.

Meski Saleh sudah turun dari tampuk kekuasaannya di tahun 2012 lalu, namun perilaku korup para pejabat Yaman tidak serta merta hilang. Perilaku tersebut justru semakin menjadi setelah Saleh berhasil menggelapkan uang hasil korupsinya sehingga bisa bebas dari penyitaan.

Transparancy Internasional mencatat di tahun 2016 lalu, indeks persepsi korupsi negara ini sebesar 14 dan menjadikannya sebagai negara terkorup di dunia urutan kelima.

4. Suriah

Perang berkepanjangan yang terjadi di Suriah selama ini sebetulnya bukan murni diakibatkan oleh konflik horizontal. Perang Suriah meletus tidak lain dan tidak bukan adalah karena ketidakpuasan rakyat terhadap pemimpinnya sendiri, yakni Presiden Bashar Al Ashad. Sejak memegang tampuk kekuasaan Suriah di tahun 2011, Ashad memang menunjukan sisi kediktatorannya dengan membatasi kebebasan sipil dan tidak tegas terhadap perilaku pejabat yang korup.

Kritik yang dilakukan lewat aksi-aksi demonstrasi justru ditanggapi dengan penuh kekerasan. Banyak nyawa yang telah dikorbankan untuk merevolusi negara akan tetapi, hingga kini harapan tersebut masih jauh panggang dari api.

Dengan segala kondisi tersebut, Suriah nyatanya telah memperoleh predikat sebagai negara terkorup di dunia urutan ke 4. Di tahun 2016 lalu, Transparancy Internasional mencatat indeks persepsi korupsi negara yang beribukota di Damaskus ini hanya bernilai 13.

3. Sudan Selatan

Sudan Selatan adalah negara yang baru terbentuk pada Juli 2011 lalu, setelah memisahkan diri dari Pemerintahan Sudan. Negara yang terletak di Afrika Utara ini menerapkan hukum kesukuan rasial sejak kemerdekaannya. Kendati demikian, hukum tersebut tidak berjalan dengan efektif akibat kediktatoran pemimpinnya dalam mengelola negara.

Meski kaya akan tambang dan cadangan minyak bumi, masyarakat Sudan Selatan tetap hidup miskin karena perilaku korupsi yang terus dilakukan pejabat-pejabat pemerintah. Penelitian yang dirilis lembaga Transparancy International di akhir 2016 bahkan menyebut jika negara ini adalah negara paling korup urutan ke 3 dunia dengan indeks persepsi korupsinya yang bernilai  11.

2. Somalia

Somalia adala sebuah negara yang terletak di ujung tanduk benua Afrika. Negara ini dikenal sebagai salah satu negara termiskin dan terkacau di seluruh dunia. Pemerintahan Somalia tidak berjalan dengan efektif akibat adanya konflik perebutan tampuk kekuasaan berkepanjangan. Selain itu, keamanan negara ini juga sangat buruk akibat kondisi ekonomi masyarakatnya yang terpuruk. Penjarahan dan perompakan terhadap kapal-kapal asing yang melintasi perairan dekat Somalia selalu terjadi sepanjang tahun.

Di tahun-tahun sebelumnya, indeks persepsi korupsi Somalia adalah yang terendah di banding negara-negara lain. Namun, di tahun 2016 lalu, indeks tersebut meningkat 2 digit menjadi bernilai 10 sehingga menjadikannya sebagai negara terkorup di dunia urutan kedua.

1. Korea Utara

Korea Utara adalah negara berpaham komunis yang terletak di Asia Timur, tepatnya di bagian Utara semenanjung Korea. Indeks persepsi korupsi negara ini di tahun 2016 tercatat memiliki nilai yang sangat buruk dalam sejarah, yakni nilai 8. Nilai CPI tersebut membuatnya menyandang gelar sebagai negara terkorup di dunia urutan pertama, mengalahkan Somalia.

Perilaku korup di Korea Utara terwujud dalam bentuk kesewenang-wenangan pemimpinnya, yakni Kim Jong Un dalam mengelola negara. Kesewenang-wenangan Kim Jong Un dalam memimpin Korea Utara ditunjukan dengan berbagai peraturan yang tidak masuk akal. Ia membatasi dengan sangat ketat arus informasi dan komunikasi masyarakatnya dengan dunia internasional. Dan yang paling parah, ia juga telah mendeklarasikan diri sebagai presiden abadi dengan menekan rakyatnya agar patuh dan taat menggunakan kekuatan militer yang dimilikinya.

Perlu diketahui, kekuatan militer Korea Utara merupakan salah satu yang terbesar di antara negara-negara lainnya di dunia. Pengembangan senjata nuklir yang terus dilakukan negara ini membuat banyak negara khawatir dengan ancaman meletusnya perang dunia ketiga.

Nah, demikianlah 10 negara terkorup di dunia beserta profil singkatnya. Dari daftar tersebut kita belajar tentang besarnya dampak perilaku korupsi bagi keberlangsungan sebuah negara. Oleh karena itu, jika suatu saat Anda menjadi pemimpin, hindari dan jauhilah perilaku korupsi. Berlatihlah dari sekarang untuk menjadi pribadi yang bersih dari segala sifat korup.
Advertisement

0 Response to "10 Negara Terkorup Di Dunia Tahun 2018, Indonesia Termasuk?"