IPS Mudah

Prasasti Canggal Peninggalan Mataram Kuno : Isi, Keterangan, dan Gambarnya

Advertisement
Advertisement
Prasasti Canggal adalah sebuah prasasti peninggalan kerajaan Mataram Kuno (Medang Kamulan) yang ditemukan pada sekitar tahun1879 di wilayah yang secara administratif kini berada di desa Kadiluwih, Kec. Salam, Magelang – Jawa Tengah. Prasasti yang terbuat dari lempengan (stela) batu andesit ini merupakan sumber sejarah penting dalam pengungkapan riwayat kerajaan Mataram Hindu, karena isinya yang cukup panjang dan memuat banyak pesan. Nah, apa saja isi pesan dari prasasti ini? Bagaimana kaitan isi prasasti Canggal dengan peninggalan Mataram Kuno lainnya? Berikut di artikel kali ini kita akan membahasnya lengkap disertai gambar-gambarnya.

Prasasti Canggal

Prasasti Canggal adalah sebuah prasasti dengan kelengkapan tarikh candra sengkala. Candra sengkala adalah tarikh atau angka tahun yang disimbolkan dengan kata-kata. Adapun pada prasasti Canggal, tarikhnya berbunyi “Sruti Indriya Rasa” (Sruti = 4, Indriya = 5, dan Rasa = 6) yang karena dibaca terbalik maka berarti tahun 654 Saka atau sekitar tahun 732 Masehi. Dari tarikh tersebut, prasasti Canggal dianggap sebagai prasasti tertua di Jawa yang dilengkapi dengan angka tahun.

Prasasti Canggal

Pesan pada prasasti Canggal ditulis dalam aksara huruf Pallawa dan berbahasa Sansekerta awal. Isinya terdiri dari 25 baris tulisan yang terbagi ke dalam 12 klausal. Terdapat pula ornamen tumbuh-tumbuhan (flora) di bagian atas dan bawahnya yang berfungsi sebagai pembatas tulisan. Selengkapnya tentang bentuk dan rupa prasasti Canggal dapat Anda lihat pada gambar di atas.

Isi Prasasti Canggal

Meski mengalami keausan dan terdapat beberapa kerusakan pada bagian kakinya, para ahli masih dapat mengidentifikasi dan mentranskrip aksara tulisan pada prasasti ini secara lengkap serta berhasil menterjemahkannya. Berikut ini adalah rangkuman terjemahan isi klausal prasasti Canggal tersebut dalam bahasa Indonesia.

  1. Klausal pertama, berisi kabar tentang dibangunnya sebuah lingga (tempat sesembahan kepada dewa Shiwa) di atas bukit desa Kunjarakunja oleh dinasti Sanjaya untuk ketenangan hati penduduknya pada sekitar tahun 654 Saka.
  2. Klausal kedua sd klausal keempat, berisi pujian terhadap Dewa Siwa.
  3. Klausal kelima, berisi pujian terhadap Dewa Brahma.
  4. Klausal keenam, berisi pujian terhadap Dewa Wisnu.
  5. Klausal ketujuh, berisi sanjugan terhadap kesuburan tanah Pulau Jawa, pulau yang indah dan juga kaya akan sumber daya berupa tambang emas.
  6. Klausal kedelapan dan klausal kesembilan, berisi kabar tentang adanya raja yang berkuasa di tanah Jawa sebelum Sanjaya, yang bernama Raja Sanna. Sanna adalah saudara kandung ibunya dan pada masa pemerintahannya Jawa menjadi negeri yang makmur dan kuat.
  7. Klausal kesepuluh hingga klausal dua belas, berisi kabar tentang kekacauan dan kesengsaraan masyarakat Jawa setelah meninggalnya Raja Sanna. Namun setelah diangkatnya Sanjaya sebagai pengganti Sanna, kehidupan masyarakat dapat berangsur-angsur membaik. mengenai meninggalnya Sanna menyebabkan negeri Jawa menjadi kacau dan mengalami kesengsaraan, namun setelah Sanjaya muncul sebagai pengganti Sanna maka keadaan perlahan mulai membaik dan kembali aman serta kehidupan rakyat kembali sentosa dan makmur.


Penemuan Lingga di Sekitar Prasasti Canggal

Sesuai dengan isi prasasti tersebut yang mengatakan bahwa telah dibangun sebuah lingga di atas bukit desa Kunjarakunja, maka para arkeolog lantas melakukan pencarian terhadap keberadaan lingga yang dimaksud. Dan memang benar, setelah melakukan penggalian pada sebuah bukit, ditemukanlah sebuah lingga siwa yang terkubur bersama bangunan candi. Candi tempat tersimpannya lingga siwa tersebut oleh para arkeolog kemudian diberi nama Candi Gunung Wukir atau Candi Canggal.

Selain memuat informasi keberadaan candi, prasasti canggal juga menyebutkan tentang adanya raja bernama Sanna yang memerintah sebelum dinasti Sanjaya serta kehidupan masyarakat kerajaan Mataram Hindu (Medang) yang relatif makmur di masa itu.

Nah, demikianlah uraian singkat tentang isi prasasti Canggal peninggalan kerajaan Mataram Kuno beserta gambar dan pesan yang termuat di dalamnya. Semoga bisa bermanfaat dan dapat membantu Anda dalam menggali riwayat dan sejarah kerajaan Mataram Kuno secara lebih dalam. Salam.
Advertisement

0 Response to "Prasasti Canggal Peninggalan Mataram Kuno : Isi, Keterangan, dan Gambarnya"