IPS Mudah

Peta Penyebaran Islam di Indonesia dan Penjelasannya Lengkap

Advertisement
Advertisement
Pengaruh budaya dan agama Islam yang masuk dan menyebar ke Indonesia telah melalui perjalanan sejarah yang panjang. Pengaruh ini dibawa oleh pada pedagang muslim dari Gujarat, Persia, dan Arab yang melakukan aktivitas perdagangan dan dakwah syiar Islam di Aceh Utara (Samudera Pasai) dan Malaka sejak abad ke 7 Masehi. Setelah diawali dari wilayah tersebut, pengaruh Islam lantas menyebar ke beberapa daerah di Indonesia seiring sejalan dengan jalur aktivitas perdagangan dan pelayaran yang dilalui para pedagang. Berikut di artikel kali ini kita akan membahas tentang jalur-jalur tersebut beserta peta penyebaran Islam di Indonesia secara lengkap dengan keterangannya.

Peta Penyebaran Islam di Indonesia

Pengaruh Islam yang masuk sejak awal abad ke 7 Masehi telah membawa banyak perubahan besar bagi kehidupan nenek moyang Bangsa Indonesia di masa silam. Dalam perjalanannya hingga dapat menyebar ke seluruh antero Nusantara, terdapat jalur-jalur yang dilalui sejalan dengan peta perdagangan dan pelayaran yang dilalui oleh para pedagang muslim dari Gujarat, Persia, dan Arab. Jalur-jalur penyebaran Islam tersebut dapat dilihat pada gambar peta di bawah ini!

Peta Penyebaran Islam di Indonesia dan Penjelasannya Lengkap

1. Islam Masuk ke Aceh Utara dan Malaka

Islam memang mulai masuk di pesisir Aceh Utara atau tepatnya di wilayah Kerajaan Samudera Pasai sejak abad ke 7 Masehi. Akan tetapi, pengaruhnya baru mulai dirasakan cukup besar setelah tahun 1285 setelah Samudera Pasai menjadi sebuah pusat perdagangan di wilayah Semenanjung Asia Tenggara.

Saat itu, Samudera Pasai bahkan telah menjadi sebuah kerajaan bercorak Islam yang cukup besar. Selain Samudera Pasai, Pelabuhan Malaka juga telah memperoleh pengaruh Islam setelah mulai dikunjungi oleh para Pedagang Muslim.

2. Menyebar Ke Jawa, Sumatera, dan Kalimantan Barat

Dari Samudera Pasai dan Malaka, Islam kemudian menyebar ke beberapa wilayah lain di Nusantara seiring jalur pelayaran dan perdagangan masa silam. Sesuai dengan peta penyebaran Islam di Indonesia di atas, daerah-daerah seperti Pesisir Utara Jawa, Pantai Timur Sumatera, dan Kalimantan bagian Barat mulai menerima pengaruh Islam sejak abad ke 14 bersamaan dengan memudarnya kekuasaan Majapahit yang berkuasa di Nusantara pada masa itu.

Di Jawa, kota-kota pelabuhan seperti Gresik, Tuban, Surabaya, Jepara, Demak, Banten, dan Cirebon berubah menjadi pusat-pusat pengembangan Islam. Beberapa di antaranya bahkan beralih menjadi sebuah kerajaan Islam yang cukup berpengaruh.

3. Menyebar Ke Pesisir Barat Sumatera

Seiring jatuhnya Malaka ke tangan Portugis di tahun 1511, para pedagang yang awalnya selalu singgah di Malaka sebelum menuju Jawa lewat jalur pantai Timur Sumatera, lantas mengalihkan jalur pelayarannya lewat jalur Pantai Barat Sumatera, menyebrang Selat Sunda, sebelum akhirnya sampai di pesisir Utara Jawa. Pada masa itu, Kota Padang dan Bengkulu lantas mulai menerima pengaruh Islam, utamanya dari para pedagang Muslim Persia.

4. Dari Jawa ke Kalimantan Selatan, Sulawesi, Maluku

Pengaruh Islam di Pesisir Utara Jawa mengalami kemajuan yang signifikan di sekitar abad ke 15. Hal ini didukung oleh runtuhnya kerajaan Majapahit dan berdirinya kerajaan Demak sebagai kerajaan Islam pertama di tanah Jawa.

Demak menjadi pusat penyebaran agama Islam pada masa itu. Banyak orang dari Maluku (Ternate dan Tidore), Sulawesi (Makassar dan Gowa), dan Kalimantan Selatan (Banjar) yang tertarik dengan ajaran Islam, mulai menimba ilmu di pesantren-pesantren Demak. Pasca menyelesaikan pendidikannya, orang-orang tersebut lantas kembali ke daerahnya masing-masing untuk mengajarkan pemahaman Islam melalui dakwah-dakwah yang masif.

5. Syiar Islam di Abad ke 16

Di abad ke 16, di Maluku, Sulawesi, dan Kalimantan berdiri kerajaan-kerajaan bercorak Islam seperti Kesultanan Ternate-Tidore, Kesultanan Gowa Tallo, Kesultanan Makassar, dan Kesultanan Banjar.

Kesultanan-kesultanan bercorak Islam tersebut juga membantu penyebaran Islam di Nusantara. Kesultanan Ternate Tidore menyebarkan Islam ke wilayah sekitar Maluku, Papua dan Sulawesi Utara, Kesultanan Makassar dan Gowa Tallo menyebarkan Islam ke wilayah Nusa Tenggara dan Kalimantan Timur, sementara kesultanan Banjar menebar pengaruh Islam ke pedalaman Kalimantan.

Sejak abad ke 16 ini, pengaruh Islam sudah menyebar secara merata ke seluruh wilayah Indonesia. Pengaruh ini berhasil mengubah agama dan kepercayaan nenek moyang kita yang awalnya memeluk Hindu Budha ke agama Islam. Adapun peta penyebaran Islam di Indonesia beserta jalur-jalurnya yang dijelaskan di atas hingga kini bisa dibuktikan kebenarannya lewat beberapa peninggalan bersejarah di kota-kota yang pernah menjadi pusat penyebaran Islam. Semoga bermanfaat!
Advertisement

0 Response to "Peta Penyebaran Islam di Indonesia dan Penjelasannya Lengkap"