IPS Mudah

Pendiri Kerajaan Samudra Pasai, Masa Kejayaan, dan Keruntuhannya

Advertisement
Advertisement
Kerajaan Samudera Pasai adalah sebuah kerajaan bercorak Islam yang pernah berkuasa atas wilayah Sumatera Bagian Utara antara tahun 1267 sd 1521 Masehi. Kerajaan ini menjadi pintu masuk bagi para pedagang India, Persia, dan Arab yang hendak berdagang di wilayah Nusantara di masa silam. Hingga kini, sejarah tentang kerajaan Samudera Pasai banyak dikaji oleh para ahli karena dianggap dapat membantu pengungkapan kehidupan masyarakat pada masa awal masuknya pengaruh Islam di Indonesia. Akan tetapi, karena kurangnya sumber sejarah yang dapat digunakan, maka hanya ada beberapa penggalan riwayat kerajaan ini yang berhasil diketahui. Nah, di artikel berikut ini kita akan membahas tentang penggalan-penggalan riwayat tersebut mulai dari siapa pendiri kerajaan Samudra Pasai, silsilah raja-rajanya, masa kejayaan, serta masa keruntuhannya.

Pendiri Kerajaan Samudra Pasai

Salah satu sumber sejarah yang dapat digunakan untuk mengungkap sejarah Kerajaan Samudra Pasai adalah sebuah buku berjudul Hikayat Raja-Raja Pasai. Buku yang ditulis dengan huruf hijaiyah ini mengungkapkan beberapa fakta menarik tentang perjalanan sejarah kerajaan bercorak Islam yang terdapat di wilayah Aceh Utara ini.

Pendiri Kerajaan Samudra Pasai

Dari buku Hikayat Raja-Raja Pasai diketahui bahwa pendiri kerajaan Samudera Pasai adalah seorang bernama Marah Silu. Marah Silu adalah seorang penguasa wilayah Samudra yang kala itu dikenal sebagai sebuah pelabuhan penghubung bagi kapal-kapal dari India yang hendak berlayar menuju Asia Timur.
Untuk Diketahui : Nama Pulau Sumatera sebetulnya berasal dari sebutan orang-orang Portugis yang kala itu singgah di kerajaan Samudra. Karena logat dan gaya bahasanya, orang-orang Portugis lantas lebih nyaman menyebut Samudera dengan sebutan Sumatra. Sebutan orang Portugis tersebut kemudian lebih akrab dan familiar di kalangan para pedagang yang singgah di Samudera Pasai hingga akhirnya menjadi lebih sering digunakan. Nama Pulau Sumatera pada masa sebelum adanya kerajaan Samudera Pasai adalah Swarnabhumi (Sansekerta) atau Chincou (Tiongkok) yang berarti Pulau Emas.
Setelah memperoleh pengaruh Islam, Marah Silu lantas membangun wilayah Samudera secara lebih terstruktur dengan sistem pemerintahan yang rapi dan sistematis, seperti yang diadopsinya dari budaya Islam dari Timur Tengah. Marah Silu menjadi raja pertama sekaligus menjadi pendiri kerajaan Samudera Pasai di tahun 1267 Masehi dengan gelar Sultan Malik As Saleh.

Silsilah Raja-Raja Samudra Pasai

Sebagai pendiri kerajaan Samudra Pasai, Sultan Malik As Saleh mewariskan kekuasaan atas kerajaan yang dipimpinnya kepada keturunannya. Setelah ia wafat di tahun 1297 Masehi, kekuasaan atas Samudera Pasai lantas diserahkan kepada anaknya yang bergelar Sultan Muhammad Malikul Zahir. Dari Sultan Muhammad Malikul Zahir, tahta kerajaan Samudera Pasai lantas turun temurun diwariskan dengan silsilah sebagai berikut:

Pendiri Kerajaan Samudra Pasai, Masa Kejayaan, dan Keruntuhannya

Masa Kejayaan Samudera Pasai

Dari silsilah raja-raja Samudera Pasai diketahui bahwa kerajaan Samudera Pasai mencapai masa kejayaan pada masa pemerintahan Sultan Al-Malik azh-Zhahir II atau di sekitar tahun 1332 - 1349 Masehi. Fakta ini dikuatkan oleh catatan Ibnu Batutah, seorang pengembara asal Maroko yang pernah singgah di Samudra Pasai pada tahun 1345 M.

Menurut catatan Ibnu Batutah, Sultan Al-Malik azh-Zhahir II adalah seorang pemimpin dengan semangat kuat. Ia mampu mengubah Samudera Pasai yang awalnya sebuah pelabuhan persinggahan, menjadi pelabuhan besar dan pusat perdagangan Internasional yang selalu dikunjungi kapal-kapal besar dari seluruh penjuru dunia. [Baca Juga : Peninggalan Kerajaan Samudra Pasai]

Keruntuhan Samudera Pasai

Kerajaan Samudera Pasai tidak mampu bertahan dari segala perubahan yang terjadi. Sejak serangan kerajaan Majapahit pada tahun 1349, Samudra Pasai terus mengalami kemunduran. Hal ini diperparah dengan dikuasainya pelabuhan Malaka oleh Portugis di tahun 1509 Masehi yang kemudian memudahkan Portugis untuk memperluas wilayah kekuasaannya dan menguasai Samudera Pasai.

Nah, demikianlah sekilas sejarah tentang pendiri kerajaan Samudra Pasai, silsilah raja-rajanya, masa keemasan serta penyebab keruntuhannya. Semoga dapat menjadi sedikit gambaran dalam mengurai ceitta panjang tentang kerajaan Islam pertama di Indonesia ini. Semoga bermanfaat!
Advertisement

0 Response to "Pendiri Kerajaan Samudra Pasai, Masa Kejayaan, dan Keruntuhannya"