IPS Mudah

Letak Kerajaan Demak, Ibukota, dan Peta Wilayah Kekuasaan

Advertisement
Advertisement
Runtuhnya kerajaan Majapahit di abad ke 15 telah banyak membawa perubahan bagi kehidupan masyarakat Jawa. Salah satu bentuk perubahan tersebut misalnya adalah lepasnya daerah-daerah yang dulunya berada di bawah kekuasaan Majapahit sehingga masing-masing dari mereka mendirikan kerajaannya sendiri. Di antara daerah-daerah tersebut, kerajaan Demak menjadi kerajaan yang paling besar. Pengaruh islam yang signifikan pada saat itu, membuat kerajaan ini menjadi kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa sekaligus menjadi pusat syiar Islam di Nusantara. Nah, namun tahukah Anda dimana letak kerajaan Demak ini? Apakah kota Demak yang saat ini ada di Jawa Tengah merupakan daerah yang dulunya menjadi ibukota kerajaan tersebut?

Letak Kerajaan Demak

Berdasarkan bukti-bukti sejarah yang sebagian di antaranya saat ini masih dapat kita lihat (BACA : Peninggalan Kerajaan Demak), diyakini bahwa kerajaan Demak berdiri dalam waktu yang singkat. Kerajaan ini diperkirakan didirikan oleh Raden Patah pada sekitar tahun 1475 hingga akhirnya runtuh di tahun 1548 dan eksistensinya digantikan oleh kerajaan Pajang.

Letak Kerajaan Demak

Adapun terkait dengan letak kerajaan Demak yang sebenarnya, para ahli dan sejarahwan hingga kini masih belum menemukan suatu kesepakatan pendapat. Pasalnya, keraton yang menjadi pusat pemerintahan kerajaan tersebut sampai sekarang masih belum ditemukan. Bahkan reruntuhan pondasinya pun sama sekali tidak pernah terlihat, meskipun proses pencarian masih terus dilakukan.

Beberapa ahli berpendapat bahwa tidak ditemukannya keraton peninggalan kerajaan Demak disebabkan karena adanya suatu proses pengrusakan yang dilakukan penjajah Belanda di masa kolonial dahulu. Pengrusakan tersebut lantas diikuti oleh pembongkaran keraton dan penggunaan reruntuhan bangunannya untuk digunakan sebagai landasan jalan Anyer – Panarukan yang dibangun pada masa Gubernur Jendral Daendels.

Terlepas dari tidak ditemukannya keraton Demak, para ahli tetap melakukan analisanya untuk menjawab dimana letak kerajaan Demak yang sebenarnya. Adapun dari analisa tersebut diketahui bahwa kerajaan ini pada masa kejayaannya pernah menguasai pesisir utara Pantai Jawa dan mengendalikan beberapa pelabuhan, seperti pelabuhan Jepara, Tuban, Sedayu, Sunda Kelapa, Cirebon, Gresik, dan Jaratan. Bahkan, adapula yang menyebutkan bahwa pengaruh kekuasaan Demak juga mencapai wilayah-wilayah pesisir Timur Sumatera dan pesisir Selatan Kalimantan.

1. Letak Kerajaan Demak Bintara

Kekuasaan kerajaan Demak pada awal masa berdirinya dikendalikan dari sebuah kampung bernama Bintara (dalam bahasa Jawa disebut Bintoro). Di kampung yang sekarang telah menjadi bagian dari wilayah Kota Demak ini diperkirakan berdiri keraton pertama kerajaan Demak. Keraton ini digunakan pada masa pemerintahan Raden Patah, Pati Unus, dan Sultan Trenggana.

2. Letak Kerajaan Demak Prawata

Perpindahan kekuasaan yang terjadi dari Sultan Trenggana (sultan ke 3) ke Sunan Prawoto (anak Sultan Trenggana) tidaklah berjalan mulus. Terjadinya perebutan tahta antara Pangeran Sekar Seda Lapen (adik ketiga Pati Unus) dan Sunan Prawoto (keponakan Pati unus dari adiknya Sultan Trenggana) berbuntut panjang. Perselisihan yang menyebabkan Pangeran Sekar Seda Lapen terbunuh ini membuat kerajaan Demak mulai menunjukan tanda-tanda kehancuran. Terjadinya beberapa pemberontakan membuat Sunan Prawoto akhirnya memindahkan letak ibukota kerajaan Demak dari Bintara ke daerah Prawata. Pada masa ini, kerajaan Demak memasuki periode Demak Prawata.

3. Letak Kerajaan Demak Jipang

Kepemimpinan Sunan Prawoto atas Demak rupanya tidak bertahan lama. Dendam kesumat dari keturunan Pangeran Sekar Seda Lapen rupanya masih membara. Anaknya yang bernama Arya Penangsang -yang juga adalah Bupati Blora akhirnya berhasil membunuh Sunan Prawoto dan menguasai tahta Demak. Dari daerah Prawata, letak ibukota kerajaan Demak lantas dipindahkan menuju Jipang Panolan, Cepu, Blora. Pada masa ini, kerajaan Demak memasuki periode Demak Jipang.

Pada babak selanjutnya, menantu Sultan Trenggana yaitu Hadiwijaya atau yang lebih dikenal dengan nama Jaka Tingkir berhasil membalas dendam keluarganya kembali. Ia sukses membunuh Arya Penangsang dan menguasai Demak. Seluruh alat-alat kebesaran kerajaan Demak dipindahkan dari Jipang menuju Pajang. Sejak saat itu, tamatlah riwayat kerajaan Demak dan berdirilah kerajaan baru yang bernama Kerajaan Pajang.

Nah, demikianlah sedikit kisah sejarah yang menceritakan tentang perpindahan letak Kerajaan Demak beserta intrik perebutan kekuasaan antar pembesar kerajaan tersebut. Karena perebutan kekuasaan dan perang saudara inilah usia Demak hanya dapat bertahan kurang dari 1 abad. Semoga dari sejarah ini kita bisa belajar banyak hal. Salam.
Advertisement

0 Response to "Letak Kerajaan Demak, Ibukota, dan Peta Wilayah Kekuasaan"