IPS Mudah

[Lanjutan 2/2] 16 Candi Bercorak Budha di Indonesia

Advertisement
Advertisement
Ini merupakan lanjutan atau bagian kedua dari artikel kami yang membahas tentang peninggalan candi-candi bercorak Budha di Nusantara. Bila Anda belum membaca bagian pertama artikel, silakan menuju ke link ini.

9. Candi Sojiwan

Candi Sojiwan Candi Sojiwan adalah sebuah candi Budha yang dibangun dimasa yang sama dengan pembangunan Candi Plaosan, yaitu sekitar abad 9 Masehi saat kerajaan Mataram Kuno dipimpin oleh Raja Rakai Pikatan. Candi init erletak di desa Kebon Dalem Kidul, kec. Prambanan, Klaten Jawa Tengah atau sekitar 2 km arah selatan Candi Prambanan.

10. Candi Banyunibo

Candi Banyunibo Candi Banyunibo adalah candi budha yang dibangun pada abad ke 9 Masehi oleh Raja Rakai Pikatan dari Kerajaan Mataram Kuno. Candi ini terletak di Desa Bokoharjo, Prambanan, Sleman, Jogjakarta. Candi Banyunibo dikatakan candi bercorak Budha karena gaya arsitektur atapnya yang dilengkapi dengan satu buah stupa berukuran besar.

11. Candi Muaro Jambi

Candi Muaro Jambi Candi Muaro Jambi adalah candi peninggalan Kerajaan Sriwijaya yang bercorak khas Budha. Candi ini diperkirakan dibangun pada abad ke 9 Masehi. Karena luas kompleksnya yang mencapai wilayah 3981 hektar, kompleks Muaro Jambi menjadi kompleks candi Budha terbesar dan yang paling terawat di Pulau Sumatera. Adapun letak geografis dari candi ini adalah di Kec. Muaro Sebo, Kab. Muaro Jambi, Jambi.

12. Candi Muara Takus

Candi Muara Takus Candi Muara Takus adalah candi bercorak Budha peninggalan kerajaan Sriwijaya yang terletak di Desa Muara Takus, Kec. 13 Koto, Kampar, Provinsi Riau. Candi ini dibangun pada masa keemasan kerajaan Sriwijaya, tepatnya pada sekitar abad ke 7 Masehi. Karena kemegahannya, tak sedikit ahli yang meyakini bahwa letak pusat pemerintahan kerajaan Sriwijaya pada masa itu berada di sekitar wilayah Candi ini.

13. Candi Bahal

Candi Bahal Candi Bahal adalah candi peninggalan kerajaan Sriwijaya yang terletak di desa Bahal, Kec. Padang Bolak, Padang Lawas, Sumatera Utara. Candi ini diperkirakan sebagai komplek percandian budha dari aliran Vajrayna. Ia dibangun pada sekitar abad ke 11 Masehi. Tidak seperti candi-candi Budha di Jawa, candi Bahal hanya dibuat dari tumpukan batu bata merah.

14. Candi Sumberawan

Candi Sumberawan Candi Sumberawan adalah sebuah candi kecil berupa satu stupa yang diperkirakan sebagai peninggalan kerajaan Singasari. Candi ini dibuat dari bahan batu andesit yang disusun persegi 6,25 x 6,25 m dengan tinggi sekitar 5,23 meter. Candi Sumberawan terletak di Desa Toyomarto, Kec. Singosari, Malang, Jawa Timur. Dari keterangan dalam kitab Negarakertagama, diperkirakan Hayam Wuruk, raja kerajaan Majapahit pernah berkunjung ke candi ini di sekitar tahun 1359 Masehi.

15. Candi Brahu

Candi Brahu Candi Brahu adalah candi peninggalan kerajaan Majapahit yang dibangun pada sekitar abad 15 Masehi. Kendati begitu, perkiraan masa pembangunan candi ini masih dalam perdebatan akibat tidak ada satupun sumber sejarah yang bisa memastikan hal tersebut. Candi yang terbuat dari bahan bata merah ini terletak di Situs Trowulan, ibukota kerajaan Majapahit yang saat ini ada dalam wilayah administrasi Desa Bejijong, Kec. Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur.

16. Candi Jabung

Candi Jabung Candi Jabung adalah candi bercorak Budha peninggalan kerajaan Majapahit yang terletak di Desa Jabung, Kec. Paiton, Probolinggo, Jawa Timur. Candi ini memiliki memiliki desain yang hampir sama dengan desain Candi Bahal di Sumatera Utara. Oleh karena itu, para ahli memperkirakan bila candi ini dibangun pada masa yang sama dengan pembangunan candi Bahal, yaitu sekitar abad ke 11 Masehi.

Nah, itulah ke 16 candi bercorak Budha yang sementara ini berhasil ditemukan. Lebih dari sekedar bangungan keagamaan, candi-candi ini tentu merupakan sebuah bukti tentang kondisi kehidupan nenek moyang kita di masa silam yang sangat dipengaruhi oleh agama Budha dan budaya India. Semoga pemaparan panjang ini bisa bermanfaat dan dapat membantu Anda menggali lebih dalam tentang sejarah bangsa Indonesia. Salam!
Advertisement

0 Response to "[Lanjutan 2/2] 16 Candi Bercorak Budha di Indonesia"