IPS Mudah

6 Sumber Sejarah Kerajaan Majapahit : Prasasti, Candi, Kitab, dan Lainnya

Advertisement
Advertisement
Kerajaan Majapahit adalah sebuah kerajaan Hindu Budha yang pernah berdiri di Nusantara pada sekitar tahun 1293 sd 1527 M dengan pusat ibukotanya berada di Jawa Timur. Menurut para ahli, kerajaan ini disebut kerajaan maritim terbesar setelah runtuhnya kerajaan Sriwijaya. Sebagai kerajaan besar, sejarah Majapahit diungkap melalui beberapa sumber sejarah. Nah, di artikel kali ini kita akan membahas tentang apa saja sumber sejarah kerajaan Majapahit tersebut lengkap dengan keterangan dan gambarnya.

Sumber Sejarah Kerajaan Majapahit

Sejarah kerajaan Majapahit ditelaah dan ditafsirkan melalui beberapa peninggalan yang teridentifikasi sebagai buah kebudayaan kerajaan ini di masa silam. Peninggalan-peninggalan yang menjadi sumber sejarah kerajaan Majapahit tersebut ada yang berupa prasasti, candi, kitab, kidung, babat, serta berita dari luar negeri.

Sumber Sejarah Kerajaan Majapahit

1. Prasasti Peninggalan Majapahit

Dibandingkan kerajaan Hindu – Budha di tanah Jawa lainnya, kerajaan Majapahit cenderung meninggalkan lebih sedikit prasasti. Jumlah prasasti yang hingga kini ditemukan dan diyakini sebagai peninggalan Majapahit hanya ada 9 buah. Jumlah tersebut tentu sangat sedikit bila dilihat dari wilayah kekuasaan kerajaan yang bahkan sampai ke luar negeri. Kesembilan buah prasasti tersebut di antaranya yaitu:

  1. Prasasti Butok (1244 M) ditemukan di Gunung Butak. Berisi tentang peringatan keruntuhan kerajaan Singasari dan perjuangan Raden Wijaya dalam mendirikan kerajaan Majapahit.
  2. Prasasti Kudadu (1294 M) berisi tentang kabar pemberian anugerah penghargaan kepada pejabat daerah Kudadu karena pengabdiannya menolong Raden Wijaya saat dikejar dalam peperangan oleh Jayakatwang.
  3. Prasasti Sukamerta (1296 M) ditemukan di prasasti ini berisi kabar penetapan desa Sukamerta sebagai desa Swawantara atau desa khusus.
  4. Prasasti Balawi (1305 M) berisi tentang kabar pernikahan Raden Wijaya dengan 4 putri Kertanegara serta penyebutan nama Sri Jayanegara yang dijadikan raja muda.
  5. Prasasti Waringin Pitu (1447 M) berisi tentang penjelasan bentuk pemerintahan dan sistem birokrasi yang tersusun rapi di kerajaan Majapahit. Disebutkan pula adanya 14 kerajaan bawahan yang pada saat itu.
  6. Prasasti Canggu (1358 M) berisi tentang aturan bagi setiap orang yang hendak menyebrang sungai Bengawan Solo.
  7. Prasasti Biluluk terdiri dari 3 seri, yaitu Biluluk 1 (1366 M), Biluluk 2 (1393 M) dan Biluluk 3 (1395 M). prasasti ini berisi pengaturan sumber air asin untuk pembuatan garam sekaligus ketentuan pajaknya bagi kerajaan.
  8. Prasasti Karang Bogem (1387 M) berisi tentang pemebukaan wilayah budidaya perikanan di Karang Bogem.
  9. Prasasti Marahi Manuk (- M) berisi penyelesaian masalah persengketaan tanah.


2. Candi Peninggalan Majapahit

Sebagai sebuah kerajaan bercorak Hindu – Budha, kerajaan Majapahit juga meninggalkan beberapa bangunan candi. Candi-candi peninggalan kerajaan Majapahit tersebut di antaranya Candi Penataran di Blitar serta Candi Tegalwangi dan candi Tikus di Trowulan.  [Baca Juga : Letak Kerajaan Majapahit]

3. Kitab Peninggalan Majapahit

Kesusasteraan pada masa pemerintahan Majapahit diketahui mengalami kemajuan yang sangat signifikan. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya kitab yang dihasilkan para Mpu yang saat itu ada. Karena saking banyaknya karya yang dihasilkan, kesusasteraan Majapahit digolongkan berdasarkan periodisasinya, yaitu zaman Majapahit awal dan zaman Majapahit akhir.

Majapahit AwalMajapahit Akhir
Kitab Negarakertagama, karangan Mpu PrapancaKitab Prapanca berisi tentang silsilah raja-raja Singasari dan Majapahit.
Kitab Sutasoma, karangan Mpu TantularKitab Sundayana berisi tentang peristiwa Bubat
Kitab Arjunawiwaha, karangan Mpu TantularKitab Sarandaka berisi tentang pemberontakan sora
Kitab KunjarakarnaKitab Ranggalawe berisi tentang pemberontakan Ranggalawe
Kitab ParhayajnaPanjiwijayakrama berisi tentang riwayat Raden Wijaya sampai menjadi raja
Sastra Zaman Majapahit AkhirKitab Usana Jawa berisi tentang penaklukan Pulau Bali oleh Gajah Mada.
Kitab Usana Bali berisi tentang kekacauan di Pulau Bali.

4. Kidung Peninggalan Majapahit

Kidung adalah sebuah syair yang berisi pesan tertentu dalam liriknya. Terdapat beberapa kidung yang digunakan sebagai salah satu sumber sejarah kerajaan Majapahit, di antaranya kidung Harsawijaya, kidung Panjiwijayakarma, dan kidung Sundawana.

Kidung Harsawijaya berisi cerita keruntuhan Singasari dan pendirian kerajaan Majapahit oleh Raden Wijaya, kidung Panjiwijayakarma berisi certia perjuangan Raden Wijaya saat berperang dan mendirikan kerajaan, sementara kidung Sundawana berisi cerita penyerangan terhadap rombongan kerajaan Pajajaran yang dipimpin Gajahmada.

5. Babat Kerajaan Majapahit

Babat adalah sebuah kisah sejarah yang dibukukan. Dalam pengungkapan sejarah kerajaan Majapahit, terdapat beberapa babat yang dijadikan sumber sejarah, di antaranya Babat Tanah Jawi, Serat Kanda, dan Babat Parahyangan. [Baca Juga : Penyebab Runtuhnya Majapahit]

6. Berita dari Luar Negeri

Kerajaan Majapahit adalah kerajaan besar yang berpengaruh atas kawasan Asia Tenggara pada masa silam. Oleh karena itu, tak heran bila bangsa-bangsa asing juga pernah menuliskan kisah tentang kerajaan ini pada arsip kerajaannya. Catatan-catatan yang belakangan juga digunakan sebagai sumber sejarah Kerajaan Majapahit tersebut, di antaranya:

  1. Catatan Dinasti Tang (1292) dari China mengungkap bahwa pada tahun tersebut kaisar China mengirim tentara untuk menghukum raja Kertanegara (raja terakhir Singasari) karena melukai wajah utusan yang dikirim mereka sebelumnya.
  2. Catatan Dinasti Ming (1268 M) dari China mengungkap adanya hubungan diplomasi antara Majapahit dan kekaisaran China.
  3. Laporan Gubernur Portugis di Malaka bernama Ruo de Brito pada tahun 1524 M tentang adanya kedaulatan di tanah Jawa (Majapahit) dan tanah Pasundan (Pajajaran).


Nah, demikianlah 6 sumber sejarah kerajaan Majapahit yang dapat kami uraikan dan rangkum dari beberapa referensi. Semoga bisa membantu Anda dalam menggali wawasan kebangsaan tentang kehidupan nenek moyang kita di masa silam. Semoga bermanfaat!
Advertisement

0 Response to "6 Sumber Sejarah Kerajaan Majapahit : Prasasti, Candi, Kitab, dan Lainnya"