IPS Mudah

6 Perbedaan Denah dan Peta beserta Penjelasannya

Advertisement
Advertisement
Ada banyak orang yang menganggap bahwa denah dan peta merupakan 2 istilah yang menunjukan satu benda yang sama. Padahal, sebetulnya tidak demikian. Kedua istilah ini digunakan untuk menyebutkan 2 benda yang memiliki fungsi berlainan. Bila denah hanya digunakan untuk mengetahui arah rute dari suatu tempat ke tempat lainnya, peta justru memiliki fungsi yang kompleks dan beragam. Selain itu, terdapat beberapa perbedaan lainnya yang terdapat dalam perbandingan ke dua benda ini. Berikut kita akan membahas perbedaan-perbedaan denah dan peta tersebut lengkap dengan tabel dan ilustrasinya.

Perbedaan Denah Dan Peta

Sedikitnya terdapat 6 hal yang membedakan denah dan peta, di antaranya dari pengertiannya, ada tidaknya garis astronomi dan skala, cakupan area, fungsi, dan keragaman topografi dari wilayah yang digambarkan.

Perbedaan Denah Dan Peta

1. Pengertian Denah dan Peta

Denah adalah suatu gambar yang menunjukan letak, rute, atau bagian-bagian dari suatu wilayah kecil menggunakan perkiraan kenampakannya dari atas. Denah biasanya digunakan untuk menggambarkan bagian-bagian rumah (denah rumah), arah jalan (denah tempat resepsi pernikahan), tata ruang (denah ruangan), dan lain sebagainya.

Sedangkan peta adalah suatu gambar yang menunjukan kenampakan permukaan bumi, baik sebagian atau seluruhnya pada bidang datar dengan skala tertentu melalui suatu sistem proyeksi. Dibandingkan denah, peta lebih lengkap menggambarkan kondisi objektif permukaan bumi.
PerbedaanDenahPeta
Garis AstronomisTidak AdaAda
SkalaTidak AdaAda
Cakupan AreaSempitLuas
Keragaman TopografiTidak DijelaskanDijelaskan
FungsiSimpleKompleks

2. Ada Tidaknya Garis Astronomis

Selain dari pengertiannya, perbedaan denah dan peta juga terletak pada ada tidaknya kelengkapan unsur-unsur sebuah peta. Meski sama-sama memiliki fungsi sebagai petunjuk arah, namun karena denah hanya menggambarkan wilayah cakupan yang sempit, maka ia terbilang lebih sederhana. Denah tidak dilengkapi dengan garis astronomi, sementara peta ideal pasti memilikinya.

Garis astronomi adalah garis hayal yang terdapat pada peta dan berfungsi untuk menunjukan letak suatu tempat secara astronomis. Garis astronomis ada 2 jenis, yaitu garis lintang dan garis bujur. Garis lintang pada peta digambarkan sejajar katulistiwa, sementara garis bujur digambarkan memotong tegak lurus katulistiwa.

3. Ada Tidaknya Skala

Denah juga tidak dilengkapi dengan skala, sementara peta ideal pasti memilikinya. Skala adalah perbandingan ukuran (baik jarak maupun luas) dari yang digambarkan di peta dengan jarak sebenarnya. Skala membuat peta mampu menunjukan gambaran arah dan jarak menjadi lebih akurat.

4. Cakupan Area

Perbedaan denah dan peta juga terletak pada luasnya cakupan area yang digambarkan. Denah umumnya hanya mampu menggambarkan area dengan cakupan yang sempit, sementara peta dapat menggambarkan area dengan cakupan yang sangat luas.

5. Keragaman Topografi

Peta umumnya dilengkapi dengan berbagai simbol warna yang menunjukan ketinggian atau topografi permukaan bumi. Sementara denah dibuat tanpa penggunaan warna tertentu sehingga tidak mampu menunjukan tinggi rendahnya permukaan bumi.

6. Fungsi

Dirunut dari fungsi dan kegunaannya, perbedaan denah dan peta juga akan sangat terlihat. Jika denah hanya dapat digunakan untuk menunjukan rute perjalanan atau tata ruang, peta justru memiliki fungsi yang lebih kompleks karena merupakan gambaran objektif dari suatu kenampakan permukaan bumi suatu wilayah.

Nah, demikianlah beberapa perbedaan antara denah dan peta beserta penjelasannya. Dari pembahasan di atas, dapat kita simpulkan bahwa peta dan denah adalah 2 benda yang berbeda, baik dari segi fungsi, kelengkapan, maupun cakupannya. Semoga bermanfaat!
Advertisement

0 Response to "6 Perbedaan Denah dan Peta beserta Penjelasannya"