IPS Mudah

Jenis Jenis Peta berdasarkan 7 Variabel + Contoh Gambarnya

Advertisement
Advertisement
Jenis Jenis Peta - Peta adalah gambaran konvensional tentang permukaan bumi yang diperkecil dilengkapi dengan berbagai kenampakan (simbol) dan ditambah tulisan-tulisan sebagai tanda pengenal. Dalam pembelajaran geografi, peta merupakan sarana yang tak terpisahkan karena selalu dibutuhkan dalam aktivitas pembelajaran. Dengan peta, kita akan memperoleh gambaran tentang suatu tema yang diangkat pada sebuah wilayah geosfer secara lengkap dan terpadu. Adapun dalam prakteknya, kita dapat menemukan beragam jenis peta yang sesuai dengan fungsi dan peruntukannya. Apa saja jenis jenis peta tersebut? Berikut penjelasan dan gambar contoh peta yang dimaksud!

Jenis Jenis Peta

Peta dapat digolongkan berdasarkan banyak variabel, mulai dari isi informasinya, bentuknya, penyajiannya, skalanya, sumber datanya, keadaan objeknya, serta berdasarkan distribusi statistiknya. Berikut ini penjelasan dari jenis-jenis peta berdasarkan variabel-variabel tersebut!

Jenis Jenis Peta

1. Jenis peta berdasarkan informasi isinya

Berdasarkan informasi isinya, peta dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu peta umum dan peta tematik.

  1. Peta umum disebut juga peta ikhtisar adalah peta yang menggambarkan secara umum segala sesuatu di permukaan bumi. Peta umum dibedakan jadi 2, yaitu peta topografi dan peta chorografi. Peta topografi adalah peta yang menampilkan relief permukaan bumi dengan perbedaan warna. Sementara, peta chorografi adalah peta yang menampilkan permukaan bumi secara umum, seperti peta dunia, peta benua, dan peta kabupaten.
  2. Peta khusus disebut juga peta tematik adalah peta yang hanya menggambarkan suatu tema atau kenampakan tertentu saja. Contoh peta tematik misalnya peta hasil pertanian, peta pariwisata, peta hasil pertambangan, peta kepadatan penduduk, dan lain sebagainya.


2. Jenis peta berdasarkan bentuknya

Berdasarkan bentuknya, peta dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu peta datar, peta timbul, dan peta digital.

  1. Peta timbul adalah jenis peta yang menggambarkan bentuk permukaan bumi secara timbul dan hampir menyerupai keadaan sebenarnya. Contoh peta timbul antara lain peta 3 dimensi dan peta relief.
  2. Peta datar adalah peta yang dibuat pada sebuah bidang datar, misalnya kain, kertas, atau kanvas. Jenis peta ini adalah yang paling umum digunakan.
  3. Peta digital adalah peta yang ditampilkan pada perangkat digital sementara datanya tersimpan pada suatu pita magnetik atau disket. Contoh peta ini misalnya Google Map, Wikimap, dan Google Earth.


3. Jenis peta berdasarkan penyajian gambarnya

Berdasarkan cara penyajiannya dalam memberikan gambaran permukaan bumi pada peta datar, jenis jenis peta dibedakan menjadi 2, yaitu peta garis dan peta citra.

  1. Peta garis adalah peta yang disajikan menggunakan kesatuan garis, titik, simbol, dan teks tambahan.
  2. Peta citra satelit atau foto adalah peta yang disajikan dalam bentuk foto. Peta ini diperoleh dari pengumpulan potret satelit, contohnya peta di Google Earth.


4. Jenis peta berdasarkan skalanya

Berdasarkan skalanya, jenis-jenis peta dibedakan menjadi 5, yaitu peta kadaster, peta skala besar, peta skala sedang, peta skala kecil, dan peta geografi.

  1. Peta kadaster adalah peta yang mempunyai  skala antara 1:100 sd 1:5.000. Contohnya peta sertifikat hak milik tanah.
  2. Peta skala besar adalah peta yang mempunyai  skala antara 1:5.000 sd 1: 250.000. Contohnya peta topografi.
  3. Peta skala sedang adalah peta yang mempunyai  skala antara 1:250.000 sd 1:500.000. Contohnya peta kabupaten.
  4. Peta skala kecil adalah peta yang mempunyai  skala antara 1:500.000 sd 1:1.000.000. Contohnya peta provinsi.
  5. Peta geografi adalah peta yang mempunyai  skala lebih kecil dari 1:1.000.000. Contohnya peta Indonesia dan peta dunia.


5. Jenis peta berdasarkan sumber datanya

Berdasarkan sumber data pembuatannya, peta dikelompokkan menjadi dua, yaitu :

  1. Peta induk (basic map) atau peta dasar adalah yaitu peta yang dibuat dari hasil survei langsung di lapangan. Peta induk umumnya digunakan sebagai dasar untuk pembuatan peta topografi.
  2. Peta turunan (derived map) adalah peta yang dibuat menggunakan peta acuan yang sudah ada (peta induk), sehingga tidak dalam pembuatanya tidak diperlukan survei langsung ke lapangan.


6. Jenis peta berdasarkan keadaan objek

Berdasarkan perubahan keadaan objeknya, jenis jenis peta dibedakan menjadi 2, yaitu peta dinamik dan peta stasioner.

  1. Peta dinamik adalah peta yang keadaan objeknya berubah-ubah (fluktuatif) sehingga harus diperbarui pada periode waktu tertentu. Contohnya peta transmigrasi, peta urbanisasi, peta daerah aliran sungai, peta perluasan tambang, dan lain sebagainya.
  2. Peta stasioner adalah peta yang keadaan objeknya stabil atau tetap sepanjang tahun. Contohnya peta tanah, peta geologi, peta wilayah, dan lain sebagainya.


7. Jenis Peta berdasarkan distribusi statistik

Berdasarkan distribusi statsitiknya, jenis jenis peta dibedakan menjadi 2, yaitu peta statistik distribusi kualitatif dan peta statistik distribusi kuantitatif.

  1. Peta statistik distribusi kualitatif adalah peta yang hanya menggambarkan variasi jenis data dengan mengabaikan kuantitas atau jumlah datanya. Contohnya peta tanah, peta agama, peta budaya, dan lain sebagainya.
  2. Peta statistik distribusi kuantitatif adalah peta yang menggambarkan jumlah data berdasarkan perhitungan persentase atau frekuensinya. Contohnya peta penduduk, peta pendidikan, peta curah hujan, dan sebagainya.


Nah, demikianlah penjelasan tentang jenis jenis peta berdasarkan dari isi informasinya, bentuknya, penyajiannya, skalanya, sumber datanya, keadaan objeknya, serta berdasarkan distribusi statistiknya.Semoga dapat dengan mudah dipahami sehingga dapat membantu penyelesaian tugas sekolah Anda.
Advertisement

0 Response to "Jenis Jenis Peta berdasarkan 7 Variabel + Contoh Gambarnya"