IPS Mudah

2 Syarat Terjadinya Interaksi Sosial, Contoh, dan Penjelasannya

Advertisement
Advertisement
Sebagai mahluk sosial, setiap hari kita melakukan interaksi dengan sesama manusia lain. Interaksi dibutuhkan untuk mencapai kebutuhan sosial yang seimbang, mengingat manusia sebagai mahluk sosial yang tidak akan dapat hidup tanpa bantuan dari orang lain. Terjadinya interaksi sosial yang kita lakukan setiap hari harus memenuhi 2 syarat khusus. Apa saja syarat terjadinya interaksi sosial tersebut? Berikut ini akan kita bahas jawabannya!

Syarat Terjadinya Interaksi Sosial

Ada 2 syarat yang harus dipenuhi untuk memungkinkan terjadinya interaksi sosial. Kedua syarat tersebut yaitu kontak sosial dan komunikasi. Bila salah satu dari kedua syarat terjadinya interaksi sosial tersebut tidak terpenuhi, maka kita tidak dapat melakukan interaksi sebagaimana lazimnya yang kita lakukan setiap hari.

Syarat Terjadinya Interaksi Sosial

1. Kontak sosial (social contact)

Secara bahasa, kontak berasal dari kata “con” yang berarti bersama dan “tangere” yang berarti menyentuh, dengan demikian maka kontak berarti bersama-sama menyentuh. Adapun ditinjau dari sudut sosiologi, kontak diartikan sebagai suatu gejala sosial yang dapat memungkinkan 1 pihak untuk beraksi dengan mengisyaratkan suatu pesan atau makna tertentu dan 1 pihak lainnya untuk menerima pesan tersebut dan membalasnya dengan reaksi.

Kontak dapat diklasifikasikan menjadi beberapa jenis berdasarkan cara, sifat, serta bentuknya.

Berdasarkan cara, ada 2 jenis kontak yang dapat kita lakukan yaitu kontak langsung dan kontak tidak langsung. Kontak langsung terjadi secara fisik, artinya 2 pihak yang melakukan kontak saling bertemu satu sama lain, berbicara, tersenyum, dan melakukan ragam komunikasi lainnya. Sementara kontak tidak langsung terjadi karena adanya sebuah media penguhung atau perantara antar kedua pihak, baik berupa surat, pesawat telepon, orang lain, internet, telegram, TV dan lain sebagainya.

Berdasarkan sifat, ada 3 jenis kontak, yaitu kontak antar individu yang dilakukan satu orang dengan orang lainnya, kontak antar kelompok yang dilakukan kelompok satu dengan kelompok lainnya, serta kontak individu dengan kelompok seperti yang dilakukan guru kepada siswanya.

Berdasarkan bentuk, ada 2 jenis kontak, yaitu kontak positif yang memiliki nilai-nilai positif semisal kerjasama dan kontak negatif yang memiliki nilai-nilai negatif seperti pertengkaran atau pertentangan.

Setiap hari kita dapat melakukan kontak tanpa harus berkomunikasi. Bila Anda bertemu dengan seorang teman tanpa menyapanya atau memberikan senyuman, maka Anda termasuk telah melakukan kontak dengannya. Bila hanya ada kontak sedemikian, tanpa melakukan komunikasi, maka dengan demikian Anda belum melakukan kontak sosial sebagaimana lazimnya.

2. Komunikasi (communication)

Komunikasi berasal dari kata “communis” yang berarti sama. Secara istilah, komunikasi dapat diartikan sebagai suatu proses pengiriman informasi atau pesan dari satu pihak ke pihak lainnya lewat sebuah media yang kemudian menghasilkan timbal balik.

Sekilas, pengertian komunikasi terlihat mirip dengan pengertian kontak sosial. Akan tetapi, sebetulnya kontak sosial lebih mengedepankan peristiwa, sementara komunikasi lebih mengedepankan proses.

Suatu komunikasi dapat berjalan dengan efektif bila memenuhi adanya 5 unsur komunikasi. Kelima unsur tersebut yaitu pengirim pesan, penerima pesan, pesan, media, dan umpan balik

  1. Pengirim pesan (sender) atau communicator adalah pihak yang mengirimkan pesan kepada orang lain.
  2. Penerima (receiver) atau communicant adalah pihak yang menerima pesan dari sender.
  3. Pesan (message) adalah isi atau informasi yang disampaikan pengirim kepada penerima.
  4. Media adalah alat atau sarana yang digunakan untuk menyampaikan pesan dari pengirim pesan ke penerima pesan.
  5. Umpan balik (feed back) adalah reaksi dari penerima atas pesan yang diterima.


Nah, demikianlah 2 syarat terjadinya interaksi sosial dan penjelasannya. Dari pemaparan di atas, dapat kita simpulkan bahwa interaksi dapat terjadi bila terdapat kontak dan komunikasi dari satu pihak ke pihak lainnya. Bila salah satu dari syarat tersebut tidak terpenuhi, maka kita tidak akan dapat melakukan interaksi sosial. Salam.
Advertisement

0 Response to "2 Syarat Terjadinya Interaksi Sosial, Contoh, dan Penjelasannya"