IPS Mudah

10 Faktor Penghambat Perubahan Sosial suatu Masyarakat

Advertisement
Advertisement
Artikel ini adalah lanjutan artikel sebelumnya. Jika di artikel sebelumnya kita telah membahas tentang faktor pendorong perubahan sosial, di kesempatan artikel kali ini kita akan membahas tentang kebalikannya, yaitu faktor faktor yang menghambat perubahan sosial. Apa saja faktor penghambat perubahan sosial itu? Berikut pemaparannya untuk Anda pahami.

Faktor Penghambat Perubahan Sosial

Perubahan sosial dapat berjalan lambat dan mengalami stagnasi karena adanya beberapa faktor yang terjadi di masyarakat. Faktor faktor penghambat perubahan sosial tersebut di antaranya kurangnya hubungan dengan masyarakat lain, perkembangan ilmu pengetahuan yang lambat, sikap tradisional, rasa takut terhadap goyahnya integrasi sosial, sikap tertutup terhadap pembaruan, hambatan ideologis, adat istiadat, dan adanya kepentingan tertentu.

Faktor Penghambat Perubahan Sosial

1. Kurang berhubungan dengan masyarakat lain 

Salah satu hal utama yang menjadi faktor penghambat perubahan sosial adalah kurangnya hubungan dengan komunitas masyarakat lain. Kurangnya hubungan membuat suatu kelompok masyarakat menjadi terasing dan terpencil dari setiap perkembangan dan kemajuan yang terjadi di kelompok masyarakat lainnya. Contoh nyata dari keberhasilan faktor ini dalam menghambat proses perubahan sosial dapat kita temukan pada kehidupan masyarakat pedalaman Papua yang terpencil.

2. Perkembangan ilmu pengetahuan yang lambat

Selain kurangnya hubungan dengan masyarakat lain, perkembangan ilmu pengetahuan yang lambat juga dapat menghambat proses perubahan sosial di masyarakat. Pengetahuan yang minim membuat pola pikir dan kepribadian kelompok masyarakat menjadi terasing. Tak jarang mereka menutup diri dari setiap perubahan dan pembaruan yang datang dari interaksi masyarakat lainnya.

3. Sikap masyarakat yang sangat tradisional

Menjaga tradisi lama memang dapat membantu kelestarian budaya. Akan tetapi, bila tradisi lama terlalu diagung-agungkan sehingga sampai memiliki prinsip tradisi lama adalah yang terbaik dan tidak boleh dirubah, maka hal ini dapat menjadikan proses perubahan sosial menjadi terhambat, terlebih bila kelompok masyarakat tersebut dikuasai oleh orang-orang yang konservatif (berpikiran kuno).

4. Rasa takut terhadap adanya kegoyahan integrasi sosial 

Integrasi sosial yang telah ada memang harus dijaga supaya tidak goyah dan berubah. Akan tetapi, bila rasa ketakutan selalu muncul dalam mempertahankan nilai-nilai integrasi sosial tersebut, maka sampai kapanpun perubahan sosial tidak akan pernah terjadi. Segala pembaruan yang masuk akan tertolak untuk mempertahankan integrasi sosial yang telah ada tersebut. [Baca Juga : Contoh Perubahan Sosial dalam Kehidupan Sehari-hari]

5. Prasangka buruk dan sikap tertutup terhadap hal-hal baru atau asing

Prasangka buruk terhadap hal baru yang asing adalah faktor penghambat perubahan sosial pada suatu kelompok masyarakat. Kecurigaan dan sikap tertutup membuat mereka tak pernah mau menerima segala jenis hal baru yang berbeda dengan integrasi sosial yang sudah ada.

6. Hambatan-hambatan ideologis

Ideologi, pandangan hidup, atau keyakinan kuat terhadap suatu aspek kehidupan tertentu juga menjadi sebuah hambatan tersendiri dalam proses perubahan sosial. Segala bentuk pembaruan yang bertentangan dengan norma dan kelaziman dalam ideologi yang dianutnya akan ditolak secara masif untuk menjaga integrasi sosial yang telah ada.

7. Adat istiadat yang tidak efektif

Adat istiadat atau pola perilaku masyarakat dalam mencukupi kebutuhan hidupnya bisa menjadi tidak efektif lagi karena adanya keterbatasan sumber daya. Bila adat istiadat tersebut tidak efektif lagi, maka masyarakat akan melakukan usaha untuk mengubah keadaannya karena tuntutan kebutuhan dalam segala aspek, mulai dari cara berpakaian, bidang kepercayaan, pembuatan hunian, serta sistem pencaharian.

8. Adanya kepentingan-kepentingan kelompok tertentu

Kelompok tertentu yang selalu mendapatkan keuntungan dari keadaan masyarakat yang sudah ada, akan selalu berusaha menjaga dan mempertahankan keadaan tersebut. Hal ini dilakukan agar mereka dapat terus menikmati keuntungan dari kondisi yang ada. Bila perubahan sosial terjadi, maka keuntungan yang biasanya diperoleh bisa saja menjadi hilang dan musnah. Hal ini juga merupakan salah satu faktor penghambat perubahan sosial di masyarakat yang cukup serius untuk dipahami.

Nah, demikianlah 8 faktor penghambat perubahan sosial yang dapat menjadikan perubahan sosial di masyarakat berjalan dengan lambat dan mengalami stagnasi. Semoga dapat dipahami dengan baik dan bisa menjadi referensi untuk Anda. Salam.
Indeks Perubahan Sosial : 1. Pengertian - 2. Ciri-Ciri - 3. Bentuk - 4. Contoh - 5. Faktor Penyebab - 6. Faktor Pendorong - 7. Faktor Penghambat - 8. Dampak Positif - 9. Dampak Negatif - 10. Teori Perubahan Sosial.
Advertisement

0 Response to "10 Faktor Penghambat Perubahan Sosial suatu Masyarakat"