IPS Mudah

9 Faktor Pendorong Perubahan Sosial suatu Masyarakat

Advertisement
Advertisement
Terjadinya perubahan sosial di dalam kehidupan bermasyarakat dapat berlangsung cepat atau lambat karena dipengaruhi beberapa faktor. Ada faktor pendorong dan ada pula faktor penghambatnya. Faktor pendorong perubahan sosial akan membuat proses perubahan sosial menjadi lancar dan cepat, sementara faktor penghambat akan menghambat dan memperlambat terjadinya perubahan sosial dalam suatu kelompok masyarakat.

Faktor Pendorong Perubahan Sosial

Sedikitnya, ada 9 faktor yang dapat mendorong terjadinya perubahan sosial budaya dalam suatu kelompok masyarakat. Kesembilan faktor tersebut di antaranya adanya kontak dengan budaya yang berbeda, pendidikan yang maju, sikap menghargai hasil karya, toleransi, sistem masyarakat yang terbuka, penduduk yang heterogen, rasa tidak puas terhadap kondisi yang ada, orientasi masa depan, dan keinginan atau usaha untuk memperbaiki kondisi kehidupan.

Faktor Pendorong Perubahan Sosial

1. Terjadinya kontak dengan kebudayaan lain

Budaya lain yang masuk dan dikenal oleh suatu kelompok masyarakat akan menyebabkan terjadinya interaksi budaya, baik dalam bentuk akulturasi, difusi, maupun asimilasi. Interaksi ini mendorong terjadinya perubahan sosial budaya pada kebudayaan yang ada sehingga menjadi lebih kaya atau bahkan berubah. [Baca Juga : Contoh Perubahan Sosial dalam Kehidupan Masyarakat Indonesia]

2. Sistem pendidikan formal yang maju

Pendidikan adalah modal utama yang harus dimiliki oleh setiap manusia untuk dapat berpikir rasional dan objektif. Dengan pendidikan yang maju, seseorang dapat menilai secara ilmiah tentang apakah kebudayaannya selama ini dapat memenuhi tuntutan perkembangan zaman ataukah perlu dirubah sebagian untuk menciptakan kondisisi sosial budaya yang lebih baik.

3. Sikap menghargai hasil karya orang lain

Bagi orang yang berkeinginan untuk lebih baik dan maju, hasil karya seseorang yang bermanfaat akan membuatnya semakin termotivasi untuk mengikuti jejak karya tersebut. Ia akan mengembangkan diri dan mengubah perilakunya. Dan bila perilaku tersebut telah melembaga, masyarakat secara keseluruhan akan mendorong terjadinya penemuan-penemuan baru yang dapat mendorong terjadinya perubahan sosial di masyarakat itu sendiri.

4. Toleransi terhadap perbuatan-perbuatan yang menyimpang

Sejauh tidak melanggar hukum, perilaku penyimpangan sosial dapat menjadi faktor pendorong perubahan sosial melalu adanya rasa toleransi antar sesama masyarakat. Toleransi dapat diberikan untuk menciptakan hal-hal baru yang lebih produktif dan kreatif.

5. Sistem terbuka dalam kehidupan bermasyarakat

Dalam sistem yang terbuka, status sosial tidak lagi dipermasalahkan ketika menjalin hubungan dan interaksi antar sesama individu. Masyarakat yang terbuka memungkinkan setiap individu dapat melakukan gerak sosial secara lebih luas. Sistem yang demikian pada akhirnya akan membuka kesempatan kepada setiap individu untuk mengembangkan kapasitas dirinya untuk mendorong terjadinya perubahan sosial di dalam masyarakatnya.

6. Penduduk yang heterogen

Kondisi penduduk dengan masyarakat yang berasal dari latar belakang budaya, ideologi, dan ras yang heterogen memang dapat menimbulkan konflik horizontal. Akan tetapi, keadaan yang demikian juga dapat menjadi faktor pendorong perubahan sosial ke arah yang lebih baik dalam mencapai keselarasan dan penemuan-penemuan baru melalui kebiasaan bertoleransi terhadap segala perbedaan.

7. Ketidakpuasan masyarakat terhadap bidang tertentu

Kekecewaan dan rasa tidak puas dari suatu golongan masyarakat tertentu dapat menjadi faktor pendorong perubahan sosial di suatu kelompok masyarakat. Ketidakpuasan ini dapat terjadi dalam berbagai bidang, misalnya pelaksanaan pembangunan yang hanya mementingkan kelompok tertentu, kurang meratanya pembangunan, atau kondisi ketimpangan sosial ekonomi. Semua hal tersebut dapat menjadi penggerak perubahan sosial yang menimbulkan berbagai reaksi, mulai dari pertentangan, perlawanan, hingga revolusi untuk mencapai perubahan yang diinginkan.

8. Orientasi ke masa depan

Untuk mencapai perbaikan ekonomi, setiap manusia harus senantiasa memegang prinsip orientasi ke masa depan. Dengan prinsip tersebut, sikap optimis akan muncul dalam diri untuk mencapai kondisi kehidupan yang lebih baik. Adanya prinsip tersebut juga membuat proses perubahan sosial dalam masyarakat semakin terdorong dan menciptakan perubahan dan perkembangan sesuai dengan tuntutan zaman.

9. Nilai bahwa manusia harus selalu berusaha untuk perbaikan hidup

Persaingan membuat setiap manusia memiliki keharusan untuk terus berusaha keras untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Sumber daya yang terbatas  tidak berbanding lurus dengan segala kebutuhan manusia yang tidak terbatas. Usaha-usaha untuk mencapai perbaikan hidup tersebut juga dapat menjadi faktor pendorong perubahan sosial dalam suatu golongan masyarakat.

Nah, demikianlah 9 faktor pendorong perubahan sosial yang bisa memicu terjadinya gerakan perubahan dalam kehidupan sosial suatu kelompok masyarakat. Semoga dapat dipahami dan mari kita ketahu hal-hal lain yang menjadi faktor penghambat perubahan sosial di artikel berikutnya.
Indeks Perubahan Sosial : 1. Pengertian - 2. Ciri-Ciri - 3. Bentuk - 4. Contoh - 5. Faktor Penyebab - 6. Faktor Pendorong - 7. Faktor Penghambat - 8. Dampak Positif - 9. Dampak Negatif - 10. Teori Perubahan Sosial.
Advertisement

0 Response to "9 Faktor Pendorong Perubahan Sosial suatu Masyarakat"