IPS Mudah

7 Ciri Ciri Pithecanthropus Erectus, Nama Penemu, dan Tempat Penemuannya

Advertisement
Advertisement
Pithecanthropus Erectus adalah jenis manusia purba Indonesia yang fosilnya pertama kali ditemukan dalam kebudayaan masyarakat modern. Fosil Pithecanthropus Erectus ditemukan oleh Dr. Eugene Dubois di beberapa tempat yang berbeda, seperti di Trinil-Ngawi dan Kedungbrubus-Madiun pada tahun 1890 sd 1892. Fosil yang ditemukan Dubois tersebut berupa kerangka rahang bawah, tulang paha, tempurung kepala, serta gigi geraham bagian atas dan bawah. Dari fosil-fosil inilah, Dubois dan para ahli sejarah lainnya menyimpulkan adanya beberapa ciri dari jenis manusia purba ini. Apa saja ciri ciri Pithecanthropus Erectus dan bagaimana jenis-jenisnya? Silakan simak pembahasannya di artikel berikut ini!

Ciri Ciri Pithecanthropus Erectus

Pithecanthropus Erectus secara harfiah diartikan sebagai manusia kera yang berdiri tegak. Istilah tersebut diberikan Dubois pada jenis manusia purba ini karena melihat bentuk dan perkiraan ciri fisiknya. Selain itu, dari ciri ciri Pithecanthropus Erectus yang ada, diyakini pula bahwa, jenis manusia purba yang hidup antara 500 ribu sd 1 juta tahun yang lalu ini adalah missing link antara mahluk yang kedudukannya sebagai kera dan mahluk yang kedudukannya sebagai manusia.

Ciri Ciri Pithecanthropus Erectus

1. Berjalan tegak dan tegap

Ciri ciri Pithecanthropus Erectus yang pertama berkaitan dengan cara berdiri dan berjalannya. Ya, tulang paha dan persendian pada fosil yang ditemukan Dubois menggambarkan bagaimana jenis manusia purba ini melakukan aktivitas sehari-hari. Akan tetapi, secara umum, dari struktur tulang paha tersebut diyakini bahwa jenis manusia purba ini termasuk jenis kera modern yang sudah dapat berdiri tegak dan berjalan dengan tegap.

2. Volume otak lebih dari 900 cc

Berdasarkan ciri ciri Pithecanthropus Erectus di bagian kerangka kepala, diyakini sebagai jenis manusia purba ini adalah mahluk peralihan antara kera dan manusia. Hal ini didasari pada bentuk kerangka tengkoraknya yang cukup besar. Volume otak yang dapat ditampung kerangka tersebut bahkan lebih dari 900 cc seperti kebanyakan manusia saat ini.

3. Tinggi badan sekitar 165 sd 170 cm

Melalui perbandingan geometri, fosil tulang paha yang ditemukan dapat menjadi sebuah gambaran tentang seberapa tinggi tubuh manusia purba ini. Dari perbandingan tersebut, disimpulkan bahwa Pithecanthropus Erectus memiliki tinggi antara 165 sd 170 cm. Tinggi tubuh manusia purba ini tentu hampir sama dengan tinggi tubuh manusia Jawa saat ini.

4. Berat badan sekitar 100 kg

Ciri ciri Pithecanthropus Erectus selanjutnya dapat dilihat dari berat badannya yang tidak lebih dari 100 kg. Perkiraan berat badan ini didapat dari perbandingan kerapatan tulang paha dan diameter tempurung kepala fosil yang ditemukan. Berat tubuh tersebut juga menjadi batas normal berat tubuh manusia Jawa saat ini.

5. Memiliki alat pengunyah yang kuat

Tiga buah gigi geraham yang ditemukan Dubois menggambarkan bahwa Pithecanthropus Erectus masih memiliki alat pengunyah yang kuat di rongga mulutnya. Alat pengunyah ini disebut memiliki struktur yang sama dengan alat pengunyah manusia purba yang sebelumnya sudah ada yakni Meganthropus Paleojavanicus.

6. Makanannya masih kasar dan baru sedikit dikunyah

Alat pengunyah yang kuat serta struktur gigi geraham yang utuh memperkuat argumen bahwa jenis manusia purba ini masih memakan makanan yang kasar. Ia baru sedikit mengunyah seperti kera pada umumnya.

7. Hidup antara 500 ribu sd 1 juta tahun yang lalu

Dari penelitian usia karbon pada fosil yang ditemukan, diyakini bahwa manusia purba Pithecanthropus Erectus hidup di sekitar zaman batu madya (neolitikum) yakni antara 500 ribu sampai 1 juta tahun yang lalu. Diperkirakan pula bahwa Pithecanthropus Erectus adalah perkembangan lanjutan dari evolusi Meganthropus Paleojavanicus menuju ke Homo Sapiens.
Nah, demikianlah ciri ciri Pithecanthropus Erectus yang dapat kami sampaikan pada kesempatan ini. Pithecanthropus Erectus pada perkembangannya merupakan jenis manusia purba Indonesia yang fosilnya paling banyak ditemukan. Oleh karena itu, para ahli kemudian menggolongkan manusia purba Jawa ini ke dalam beberapa jenis seperti Pithecanthropus Robustus, Pithecanthropus Dubuis, Pithecanthropus Soloensis, dan Pithecanthropus Mojokertensis. Jenis-jenis Pithecanthropus tersebut memiliki ciri spesifiknya masing-masing, namun secara umum ciri mereka cenderung identik dengan ciri ciri Pithecanthropus Erectus ini.
Advertisement

0 Response to "7 Ciri Ciri Pithecanthropus Erectus, Nama Penemu, dan Tempat Penemuannya"